PKS Sudah Siap Hadapi Verifikasi Parpol

PKS Sudah Siap Hadapi Verifikasi Parpol
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah siap untuk menghadapi verifikasi partai politik (parpol). Hal ini dikarenakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengharuskan setiap parpol harus diverifikasi baik parpol baru maupun lama.

Berkaitan dengan putusan MK tersebut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menjelaskan bahwa partainya telah siap untuk mengikuti putusan MK yang mewajibkan partai peserta pemilu untuk mengikuti verifikasi faktual.

“Prinsipnya PKS siap untuk melaksanakan apa yang menjadi ketentuan umum,” kata Hidayat Nur Wahid.

Menurut Hidayat putusan MK ini harus diikuti. Putusan Mahkamah Konstitusi ini berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 ini bersifat final dan mengikat, sehingga haruslah dilaksanakan.

“Kalo MK sudah memutuskan itu ya tidak ada cela kecuali dan harus dilaksanakan karena sesuai dengan peraturan hukum kita mengacu pada UU 1945 kita keputusan MK final dan mengikat,” ujarnya.

Meski begitu Hidayat Nur Wahid mengucapkan putusan MK ini perlu dikritisi, sebab MK dalam mengambil keputusan mengenai semua peserta parpol harus diverifikasi dikarenakan untuk keadlian bagi semua peserta.

Tetapi, lanjut Hidayat, putusan MK mengenai ambang batas pencalonan Presiden dan Wakil presiden tetap di angka 20 persen.

“Tapi MK memutuskan Presidential Threshold tetap 20 persen, kan itu juga bentuk ketidakadilan. Padahal kan Pasal 6A ayat 2 UUD 1945 terkait syarat pencalonan presiden dan wakil presiden melalui suatu parpol ataupun gabungan peserta pemilu dan MK juga membuat putusan agar Pilpres dan Pileg bareng kan ini pesertanya ada partai baru juga otomatis mereka tidak lolos threshold ini,” imbuhnya.
Advertisement
aplikasi

You might also like