PKS Ingin Ulang Kemenangan Anies di Pilkada DKI Di Pilpres 2019

PKS Ingin Ulang Kemenangan Anies di Pilkada DKI Di Pilpres 2019
(ki-ka) Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya , Ketua partai PKS, Sobul Iman, Wakil Gubernur Jakarta Sandiago Salahuddin Uno saat hadir pada acara Tausiyah Kebangsaan di area Monumen Nasional, Jakarta, 26 November 2017. 
Berita PKS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin mengulang kemenangan Pilkada DKI di Pilpres 2019. Hal ini diungkapkan Presiden PKS Sohibul Iman.

Sohibul mengatakan partai oposisi seharusnya mencontoh Pilkada DKI April 2017 untuk mengalahkan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019. Ketika itu, pasangan yang diusung PKS dan Gerindra, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, bisa mengalahkan inkumben Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat.

Sohibul mengatakan makanya ia berharap Pilpres 2019 berlangsung dua putaran. 

"Agar bisa dua putaran, Demokrat harus membentuk poros ketiga seperti di Pilkada DKI," kata Sohibul, Senin (9/72018). 

"Nah, nanti di putaran kedua baru saling mendukung dengan kami." ujarnya.

Sekadar diketahui, ketika Pilkada DKI April 2017, Demokrat bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni. Dari tiga pasang calon Gubernur DKI, AHY-Sylviana memperoleh suara paling bontot.

Namun, karena Ahok-Djarot hanya memperoleh 42 persen suara dari total pemilih maka Pilkada DKI harus digelar dalam dua putaran. Nah, di putaran kedua ini, pasangan Anies-Sandiaga berbalik unggul. Banyak pihak menyebut pasangan Anies-Sandi mendapat limpahan suara dari pemilih AHY-Sylviana.

Sohibul mengatakan sudah menyampaikan ide ini kepada Wakil Ketua Umum Demokrat Syarif Hasan saat keduanya diam-diam bertemu beberapa waktu lalu. Namun, Sohibul tidak menjelaskan apakah Demokrat setuju dengan ide dua putaran tersebut atau tidak.

"Jika sejak awal melawan Pak Jokowi dalam pilpres 2019 berarti hanya satu formula. Tentu ada pihak-pihak yang kemudian aspirasinya tak tertampung," imbuhnya.

Sementara itu, PKS bahkan terus mendorong Gerindra untuk memajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilpres 2019. Bahkan PKS ingin Anies maju bersama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (nd/tempo)
Advertisement
Advertisement

You might also like